Saka Dirgantara Halim P

Sabtu, 15 September 2012

Lomba Keterampilan Penggalang Dirgantara 19 s/d 21 oktober 2012 Pusdirga Buperta Cibubur

http://www.ziddu.com/download/20346204/undanganJuklaklokantara.pdf.html
PENDAHULUAN

1.         Umum
a.         Dalam rangka menjalin persaudaraan dan mempererat silaturahmi serta menarik minat kedirgantaraan antar anggota Gerakan Pramuka, maka akan diselenggarakan perkemahan besar penggalang dalam acara kegiatan yang diberi nama LOKANTARA  atau lomba keterampilan Penggalang Saka Dirgantara 2012.

2.         Maksud dan Tujuan.   Maksud dari kegiatan yang akan dilaksanakan adalah untuk mengembangkan minat, bakat di bidang Kedirgantaraan dengan tujuan peserta akan memperoleh pengalaman baru dalam kegiatan-kegiatan yang menarik, menyenangkan, sehat, riang gembira, mempererat persahabatan dan menambah sahabat yang ditujukan kepada usaha-usaha untuk membentuk watak dan disiplin, kepemimpinan, kemandirian peserta didik di dalam usaha menambah wawasan kedirgantaraan, membina serta mengembangkan diri pribadi seutuhnya, yang dilandasi oleh kode kehormatan dalam bentuk janji serta ketentuan moral Pramuka  berupa Trisatya dan Dasa Darma Pramuka.




KEGIATAN

3.         Nama kegiatan.          Nama kegiatan yang akan dilaksanakan adalah “ LOMBA KETERAMPILAN PENGGALANG SAKA DIRGANTARA  (LOKANTARA) HALIM P. KWARTIR CABANG JAKARTA TIMUR” yaitu perlombaan bagi anggota Pramuka Penggalang dalam membangun rasa cinta dan kepedulian terhadap kedirgantaraan. Dengan tema dan motto sebagai berikut : 

a.         Tema :  Dengan Semangat Lomba Keterampilan Penggalang Saka Dirgantara (LOKANTARA) kita Tingkatkan Kreatifitas dan Prestasi Gerakan Pramuka Indonesia.
b.         Motto :  “Kridaku Kudarmakan Darmaku Kubaktikan untuk Swa Buana Paksa”.

4.         Waktu dan Tempat Kegiatan.  Lomba Keterampilan Penggalang Saka Dirgantara (LOKANTARA) akan dilaksanakan pada :
a.         Hari                 :Jum`at jam 07.00 s/d  Minggu jam 17.00 WIB .
b.         Tanggal           :19 s.d. 21 Oktober 2012.
c.         Tempat            :  Pusdirga Buperta Cibubur
5.         Technical Meeting :
a.         Hari                 :  minggu
b.         Tanggal           :
7 Oktober 2012
c.         Waktu              : 
13.00 s. d. Selesai

d.         Tempat            : 
Pusdirga Buperta Cibubur
            e.         Memakai Seragam Pramuka

6.         Materi Kegiatan.          Materi kegiatan Lomba Keterampilan Penggalang Saka Dirgantara (LOKANTARA) meliputi :

a.            Lomba Kepramukaan
1)         PBB
2)         Seni Budaya
3)            PPGD & Tandu Darurat
4)            KIM
5)            Tenda Indah
6)            Pawai                           Pakaian Perjuangan
7)            Kompas
b.         Lomba Kedirgantaraan
1)         Membuat Aeromodelling
2)         Menerbangkan  Aeromodelling
3)         Lomba Gambar Kedirgantaraan
4)         Cerdas Cermat Kedirgantaraan

7.         Peserta Kegiatan.    Lomba Keterampilan Penggalang Saka Dirgantara (LOKANTARA) 2012 adalah Pramuka Tingkat Penggalang Se-JABODETABEK sebanyak 40 regu Setiap regu terdiri dari 10 orang, Pendaftaran ditutup jika peserta sudah mencapai 40 regu.

8.         Administrasi.              
            Mengisi Formulir Pendaftaran
a.    Membayar Fee sebesar Rp.150.000.00 @regu
b.    Menyerahkan Fotocopy KTA atau Kartu Pelajar
c.    Menyerahkan pas foto berseragam pramuka ukuran 3x4 (dua lembar)
d.    Memakai seragam pramuka lengkap
e.    Membawa obat-obatan pribadi
f.     Perlengkapan yang peserta bawa
-       Konsumsi Peserta & Tenda    Masing-masing regu selama kegiatan
-       Perlengkapan PPGD,Tandu
-       Kompas Bidik / Kompas Navigasi

9.         Fasilitas.
a.         Tapak Perkemahan (termasuk tiket masuk buperta sejumlah anggota Regu)
b.         Tiska
c.         Sertifikat
d.         Chuck Glider
e.         Paper Plane

10.       Informasi.        Sanggar Saka Dirgantara Sekretariat Sibinpotdirga Lanud Halim Perdanakusuma. Jakarta 021 – 8019032. Tempat Pendaftaran di sanggar saka dirgantara pusdirga buperta cibubur setiap hari sabtu & minggu dari jam 11.00 s/d 18.00 WIB
CP : Arief (087775822996) Ferdi (08568932589) Facebook,Dewan Saka Dirgantara Halim Perdanakusuma. Twitter, @SakaDirgantara
Pendaftaran paling lambat tanggal 7 Oktober  2012.
11.       Trophy-Hadiah
a.         Trophy Juara Umum Tetap.
b.         Trophy Juara 1-3, Putra-Putri
c.         Trophy Juara Harapan 1-3, Putra-Putri

12.       Kegiatan Tambahan
a.         Pesawat Bermotor, Joy Flight Trike (bila memungkinkan)
b.         Membuat, Menerbangkan Aeromodelling
c.         SAR SURVIVAL
d.         Talk Show Dunia Kedirgantaraan
e.         Bazaar

13.       Peraturan Kegiatan.
a.         Peserta adalah pramuka penggalang yang ada di gugus depan.
b.         Peserta menggunakan seragam pramuka lengkap selama kegiatan
c.         Peserta dilarang melakukan provokasi yang dapat menimbulkan kerusuhan
d.         Dilarang merusak fasilitas yang ada
e.         Peserta dituntut bersikap sportif dalam berkompetitif

14.       Perlombaan.               Dalam kegiatan Lomba Keterampilan Penggalang Saka Dirgantara Halim P 2012  setiap regu terdiri dari 10 orang dan dalam perlombaan digunakan sistem wide game dimana setiap regu harus melewati pos per pos dalam lingkungan Bumi perkemahan Cibubur dengan rute yang telah dipersiapkan oleh panitia juga digunakan sistem lomba terjadwal dengan penjelasan sebagai berikut :

a.    Pawai Pakaian Perjuangan
Peserta dalam 1 tim terdiri dari 1 regu putra/putri berparade memakai pakaian perjuangan Kemerdekaan penilaian juri dilihat dari kreatifitas kostum 50 point, ketertiban 25 point, kekompakan saat berjalan 25 point, +50 point untuk kostum hasil daur ulang, total poin 200 point.

b.    Membuat dan menerbangkan chuck glider.
Peserta dalam 1 regu membuat 1 pesawat chuk glider  yang telah disediakan panitia. kerapihan,kesempurnaan pembuatan 100 point. dan masing-masing regu diwakili 1 anggota untuk lomba ketepatan mendarat 100 point. Total point 200 point.

c.    PBB
-       Peserta memperagakan 12 Dasar gerakan PBB
-       Waktu yang diberikan : 10 menit
-       Penilaian juri dilihat dari kebenaran gerakan, Kelengkapan seragam kekompakan, vokal pinru
-       Total point : 200 point



d.    Seni Budaya
-       Peserta dalam 1 regu menampilkan atraksi Seni Budaya semenarik mungkin tanpa bantuan kaset/CD/Sound System
-       Ukuran lapangan 10x10 meter
-       Waktu yang diberikan : 8 menit
-       Penilaian juri dilihat dari kekompakan,kreativitas dan semangat
-       Total point : 150 point

e.    PPGD & Tandu Darurat
-       Peserta dalam 1 regu diminta, mengobati jika patah kaki kanan persendian, luka sayat lengan kiri,dan luka pendarahan di kening kanan.
-       Membuat Tandu Darurat. Penilaian juri dilihat dari kebenaran simpul,ketepatan perawatan luka, dan kerapihan
-       Yang Bermain Tandu 2 orang +1 orang menjadi Korban
-       Alat : Tongkat 160 cm, palang 60 cm, tali pramuka 12 meter, Bidai & Mitela,
-       Waktu yang diberikan : 10 menit
-       Total point : 150 point

f.     Tenda Indah
-       Peserta diminta menghias tenda regu nya agar terlihat indah, penilaian juri dilihat dari kebersihan,keindahan dan kerapihan tenda selama kegiatan berturut-turut. Total point : 150 point

g.    Gambar Kedirgantaraan
-       Peserta dalam 1 regu membuat 1 gambar kedirgantaraan di kertas gambar berukuran A3 dan menyerahkan nya bersamaan dengan kelengkapan administrasi saat Technical Meeting. Total point: 150 point

h.    Termasuk dalam Penilaian
-       Regu yang mendaftar seminggu sebelum Technical Meeting +50 Point.
-       Kelengkapan Administrasi +50 Point.
-       Kelengkapan seragam pramuka +100 Point

i.      Kompas
Peserta diminta membidik koordinat yang ditentukan panitia, penilaian dilihat dari ketepatan dalam membidik dan membaca koordinat. Total point : 150 point.

j.      Kepekaan Indera Manusia (KIM)
Peserta akan dihadapkan pada kondisi mencari serpihan dari pesawat yang jatuh mencatat keadaan sekitar lokasi dan juga barang/serpihan yang ditemukan. Total point : 150 point

k.    Cerdas Cermat Kedirgantaraan
Setiap regu mendelegasikan 1 anggota regunya penilaian dari kebenaran dalam menjawab setiap pertanyaan, setiap pertanyaan yg benar bernilai 10 point ada 2 babak pertama babak penyisihan dan babak final. Babak final terdiri dari 3 regu . Total point : 250 point, juara 1-3 berhadiah  mengikuti Joy Flight Pesawat Trike.

PENUTUP

15.       Demikian Juklak Lomba Keterampilan Penggalang Saka Dirgantara (LOKANTARA) kami sampaikan, untuk kelancaran kegiatan kami mohon bantuan. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terimakasih. Salam Pramuka.......!!!

Sabtu, 22 Oktober 2011

Bagaimana Pesawat Udara Bisa Terbang

Secara kodrati manusia diciptakan untuk hidup di darat. Manusia tidak memiliki alat gerak yang bisa digunakan untuk terbang. Namun, burung-burung yang dapat terbang bebas di angkasa telah memberi inspirasi bagi manusia untuk menjelajah lebih jauh dari habitatnya. Kemampuan untuk terbang bebas di angkasa menjadi suatu simbol kebebasan dan lepas dari belenggu gravitasi.

Pada awalnya manusia menganggap bahwa untuk bisa terbang maka kita harus melakukannya sebagaimana burung terbang. Dan satu-satunya cara adalah dengan mengepakkan sayap seperti halnya burung. Atas dasar itu lah kemudian bermunculan para peloncat-peloncat menara dengan desain sayap yang mereka ciptakan sendiri. Mereka tidak hanya satu, tapi puluhan, dengan satu mimpi yang sama: terbang. Namun malang, tak ada satupun yang berhasil. Bahkan lebih banyak yang justru menemui ajal.

Orang sekaliber Leonardo da Vinci pun ikut terbawa oleh euforia impian terbang. Da Vinci pernah manciptakan suatu desain mesin terbang yang disebut ornitopter. Meskipun bukan alat yang berhasil membuat manusia dapat terbang, namun saya sangat kagum dengan desain ini. Berbeda dengan para peloncat menara, da Vinci tidak lah bodoh. Sebelum desainnya direalisasikan, ia segera meyadari bahwa tidak mungkin manusia -dengan tenaga yang dimilikinya- bisa melakukan pengendalian, mengepakkan sayap, dan navigasi dalam waktu bersamaan. Banyak waktu yang ia curahkan untuk sekedar mempelajari bagaimana burung-burung terbang.

Suatu pernyataan da Vinci yang begitu visioner adalah metode separasi. Sekitar 1500 tahun yang lalu da Vinci telah mengemukakan bahwa untuk bisa terbang cukuplah dilakukan dengan sayap tetap dan memberinya gaya dorong. Hal ini didasari dari hasil pengamatannya dari teknik burung untuk terbang. Menurutnya, sayap burung terdiri dari dua bagian yang memiliki fungsi masing-masing. Bagian pangkal sayap burung yang relatif tetap (fixed) berfungsi membangkitkan gaya angkat. Sedangkan bagian ujung sayap burung berfungsi untuk mengepak dan membangkitkan gaya dorong. Separasi gaya menjadi gaya angkat dan gaya dorong inilah yang sampai sekarang dipakai untuk menciptakan mesin terbang.

Lalu bagaimana pesawat udara dapat terbang? Adalah suatu yang salah jika kita berfikir bahwa mesin (engine) lah menyebabkan pesawat dapat terbang. Pada dasarnya, sayap lah yang memberi gaya angkat yang dibutuhkan untuk terbang, sedangkan engine hanya memberi gaya dorong (thrust) untuk bengerak maju. Jadi, kesimpulan mudahnya adalah bahwa pesawat udara (bukan pesawat antarikasa) dapat terbang karena memiliki sayap.

Pertanyaan selanjutnya, bagaimana gaya angkat (lift) dapat terbangkit di sayap? Secara mudah dapat dijelaskan bahwa gaya angkat terbangkitkan karena ada perbedaan tekanan di permukaan atas dan permukaan bawah sayap. Bentuk airfoil sayap diciptakan sedemikian rupa agar tercipta karakteristik aliran yang sesuai dengan keinginan. Singkatnya, gaya angkat akan ada jika tekanan dibawah permukaan sayap lebih tinggi dari tekanan diatas permukaan sayap. Perbedaan tekanan ini dapat terjadi karena perbedaan kecepatan aliran udara diatas dan dibawah permukaan sayap. Sesuai hukum Bernoulli semakin cepat kecepatan aliran maka tekanannya makin rendah. Besarnya gaya angkat yang dibangkitkan berbanding lurus dengan Luas permukaan sayap, kerapatan udara, kuadrat kecepatan, dan koefisien gaya angkat.

Jadi, untuk pesawat udara, engine berfungsi memberikan gaya dorong agar pesawat dapat bergerak maju. Akibat gerak maju pesawat maka terjadi gerakan relatif udara di permukaan sayap. Dengan bentuk geometri airfoil tertentu dan sudut serang sayap (angel of attack) tertentu maka akan menghasilkan suatu karakteristik aliran udara dipermukaan sayap yang kemudian akan menciptakan beda tekanan dipermukaan atas dan permukaan bawah sayap yang kemudian membangkitkan gaya angkat yang dibutuhkan untuk terbang.

aeroBlog.htm

Jumat, 14 Oktober 2011

Tahukah anda Saka Dirgantara Halim P adalah cikal bakal berdirinya Saka Dirgantara Di indonesia.??


Dimulai dengan Sejarah aeromodelling

Olahraga Aeromodelling merupakan olahraga Dirgantara yang tumbuh bersama-sama dengan dunia penerbangan baik sipil maupun militer. Di Indonesia pertama kali timbul di lingkungan TNI - AU melalui Kepanduan Pramuka Dirgantara.

Kegiatan pembuatan pesawat model ini dimulai sejak tahun 1946 bersamaan dengan dirintisnya pembuatan pesawat layang pertama di Yogyakarta ( Aeromodeller dan Pandu Udara ) dan berkembang ke kota-kota besar, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Malang dan Surakarta.

Untuk menampung peminat yang makin banyak maka AURI ( TNI AU ) memberikan wadah "BIRO AERO CLUB" yang dibina oleh Kapten G. Reuneker, dan untuk pertama kalinya diadakan perlombaan pada tanggal 27 Januari 1952 di Pangkalan Udara Cililitan / Halim Perdanakusuma Jakarta yang diikuti Club-Club Aeromodelling kota-kota di Jawa, Sumatera, Kalimantan.

Pada 9 April 1953 Biro Aero Club membuka kursus Aeromodelling di Jakarta yang mendapat perhatian besar dari masyarakat. Menyusul perlombaan selanjutnya pada tanggal 17 Mei 1954, yang diikuti oleh Aero Club Jakarta, Bandung, Surabaya, Palembang, Banjarmasin, Makasar, Ambon dan perlombaan ini dilaksanakan setiap tahun.

Juni 1954 untuk pertama kalinya diadakan perkemahan Pandu Udara di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma yang dihadiri oleh 80 Pandu Udara dari seluruh Indonesia. Di dalam perkemahan ini dilaksanakan perlombaan kedirgantaraan. Perlombaan ini merupakan percobaan jajak pendapat untuk melihat animo masyarakat. Tujuan utamanya adalah untuk mendidik pelatih-pelatih khusus hingga pada tahun 1955 telah tercatat 35.000 anggota Pandu Udara di seluruh Indonesia.

Kegiatan Aero Club mulai nampak dengan berdirinya Aero Club di kota-kota besar antara lain : Aviantara di Bandung, Jakarta Aero Club di Jakarta, Pemudara dan Yan Debrito di Yogyakarta, Surakarta Aero Club di Surakarta, Malang Aero Club di Malang.

Perlombaan tahun 1957, bagi pemenang / juara perlombaan dipilih untuk dikirim ke Yugoslavia mengikuti pendidikan Terbang Layang.Tahun 1960 TNI AU bekerja sama dengan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan ( P&K ) menyelenggarakan pendidikan Kursus Aeromodelling dan Peroketan (K.A.P) bertempat di Wing Pendidikan 04 Lanud Adi Sumarno.

Pendidikan K.A.P ini diikuti oleh siswa-siswa daerah, baik anggota TNI, Sipil TNI, Guru maupun Pramuka. K.A.P berjalan sampai beberapa periode. Dari hasil pendidikan K.A.P tumbuh masukan-masukan / usul-usul daerah untuk menghimpun perkumpulan-perkumpulan / club-club Aeromodelling dalam satu organisasi.

Dari masukan-masukan / usulan-usulan, Letnan Suhartono ( Kepala Kursus Aeromodelling dan Peroketan ) memprakarsai untuk mengadakan pertemuan membahas organisasi Aeromodelling.

Tahun 1962 di Hotel Merdeka Solo terlaksana diselenggarakan Rapat Rencana Pembentukan Organisasi Aeromodelling, yang dipimpin oleh Letnan Suhartono.

Dari hasil rapat disepakati terbentuknya Organisasi Aeromodelling dengan nama Federasi Aeromodelling Seluruh Indonesia disingkat FASI, yang kemudian nama FASI dijadikan nama dari induk seluruh cabang olahraga dirgantara di Indonesia. Sebagai pusat Organisasi adalah kota Solo di Skadik 011 Wing pendidikan 04, khususnya dalam mengembangkan olahraga dirgantara dikalangan Pramuka.

Pada tahun 1966 telah diadakan kerjasama antara kwartir nasional Gerakan Pramuka dengan kepala staf TNI Angkatan Udara, dengan membentuk satuan karya Dirgantara / Kompi-Kompi Pramuka Angkasa dengan menyelenggarakan pendidikan diantaranya Aeromodelling. Dalam upacara pembukaannya ditandai dengan demonstrasi Aeromodelling, Terbang Layang, Terjun Payung, Pesawat Bermotor serta peluncuran Roket yang diselenggarakan di Pulo Mas dengan Inspektur Upacara Bung Karno.

Untuk tinggal landas digunakan jalan By Pass sebagai landasan pesawat terbang layang dengan pesawat penarik AUSTER dan di Senayan Jakarta. Tanggal 10 s/d 20 November 1968 diselenggarakan Loka Karya Nasional Pramuka dengan ANUDIRGA ( Andalan Nasionala Urusan Dirgantara ) Bapak Kardono di Jakarta ( Halim Perdanakusuma ).

Olahraga Aeromodelling ini dilombakan baik tingkat nasional, regional maupun internasional. Sejak tahun 1978 olahraga ini sebagai cabang yang dilombakan ekshibisi di PON ( Pekan Olahraga Nasional ) sampai PON XI 1981. Namun pada PON XII tahun 1989 cabang olahraga Aeromodelling tidak lagi diperlombakan / dipertandingkan. Kemudian pada tahun 2000 mulai lagi dilombakan dalam PON XV di Jawa Timur. Selain melaksanakan / mengikuti lomba Aeromodelling juga mengikuti kegiatan-kegiatan yang diadakan PB FASI seperti Jambore Aero Sport, Safari FASI dan lainnya.


Kamis, 23 September 2010

BIRD (BINA REMAJA DIRGANTARA) 2010

BIRD suatu kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya, oleh Saka Dirgantara Halim Perdanakusuma.Penggalang Terap, Penegak dan Pandega merupakan sasaran utama kegiatan ini,yang akan dibina sebagi insan bangsa yang cinta tanah air dan berguna bagi bangsa dan negara.


46 orang peserta yang mengikuti kegiatan ini dan dibuka oleh wakil pimpinan Saka Dirgantara Halim Perdanakusuma Letkol Pnb Bambang Gunarto ST yang menjabat sebagai Kabinpotdirga Halim P.








Kegiatan Pertama ,para peserta mengunjungi Skadron Udara 17 VIP/VVIP, disana mereka mendapatkan materi tentang Pesawat yang mengangkut Presiden dan pejabat-pejabat teras negara.
Kapten Tek Didi Djunaedi selaku Pamong Saka Dirgantara Halim, yang memberikan materi tentang pesawat kepresidenan tersebut,











Hari pertama kegiatan berakhir , di ujung senja, para peserta beristirahat di sanggar saka untuk mempersiapkan tenaga menghadapi kegiatn esok yang lebih menantang.

Pagi -pagi buta peserta sudah mempersiapkan diri menuju lokasi kegiatan selanjutnya, yang berada di kawasan Mega Mendung.











Hambatan datang dalam perjalan kami, salah satu truk dari dua truk yang mengangku kami mengalami masalah dan terpaksa semua penumpang pada salah satu truk tersebut harus keluar dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sampai menunggu truk bantuan datang. Walaupun harus berjalan kaki para peserta tidak putus asa dengan semangat tinggi mereka melanjutkan perjalan tersebut.
hampir 5 km kami berjalan menyusuri jalan sambil menunngu truk bantuan yang menjemput kami. dan akhirnya truk tersebut datang dan mengevakuasi kami, ,










Alhamdulillah akhirnya kamipun tiba di lokasi, dan kami langsung mengatur tempat kami istirahat













Disana kami langsung di beri materi cara memasang tenda Pleton , dengan kerjasama yang baik , akhirnya kami dapat membangun tenda pleton


























Jumat, 26 Maret 2010

SURVIVAL DASAR BAGI ANGGOTA PRAMUKA SAKA DIRGANTARA HALIM P.

10 Orang anggota Saka Dirgantara Halim P. akan bergabung dengan anggota lanud Halim P. lainnya dalam rangka latihan Survival dasar 2010 di Kalijati Subang Jawa Barat. Latihan akan dilaksanakan pada tanggal 29 sampai dengan 31 Maret 2010. Semoga Sukses....

PENGUKUHAN PENGURUS BARU SAKA DIRGANTARA HALIM P. 2009-2014

Telah dilaksanakan pengukuhan pengurus baru SAKA DIRGANTARA Halim P. masa bakti 2009-2014 pada hari Jumat tanggal 26 Maret 2010 di Gedung Serba Guna Lanud Halim Perdanakusuma. Dikukuhkan oleh KA KWARCAB GERAKAN PRAMUKA JAKARTA TIMUR Kak Waluyo dengan No Skep 014 Tahun 2010. Semoga pengurus baru yang telah dikukuhkan dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan benar. Amien.